TwoSpaces Journal

TwoSpaces Hadirkan Kantor Multifungsi

SIAR.Com, Jakarta — Pemilihan tempat dan daerah kerja seharusnya dapat mengakomodasi beberapa kebutuhan dan aktivitas sekaligus atau yang sering disebut konsep ini sebagai proyek multifungsi. Berkaca atas kebutuhan dan pola hidup baru yang membutuhkan produktivitas tinggi, TwoSpaces hadir sebagai perusahaan ‘space management‘ yang menawarkan integrasi multifungsi ruang mulai dari co-workingco-retailco-warehouse, hingga co-living.

Read More

TwoSpaces Bangun Ekosistem dan Layanan Terintegrasi

Kini kebutuhan dan pola hidup baru yang membutuhkan produktivitas tinggi menjadi tuntutan manusia modern. TwoSpaces hadir sebagai perusahaan space management yang menawarkan integrasi multifungsi ruang.

 

Read More

Pengen Punya Tempat Kerja dan Tinggal Jadi Satu? Cobain Space Management Milik TwoSpaces

TwoSpaces memperkenalkan konsep Space Management yang menawarkan integrasi multifungsi ruangan. Keberadaan Space Management kini dilirik sebagai salah satu konsep inovasi kekinian yang tengah digemari milenial. 

Read More

Startup Ini Tawarkan Manajement Tempat Kerja Terintegrasi

VIVAnews – Perusahaan rintisan bidang manajemen dan penyedia tempat kerja, TwoSpaces, menawarkan integrasi multifungsi ruang mulai dari coworking, coretail, cowarehouse, hingga coliving bagi pebisnis di Indonesia. Fungsi ini terintegrasi melalui teknologi untuk memberikan pengalaman baru serta berbagai kemudahan bagi para member-nya.

Read More

TwoSpaces Hadirkan Ecosystem Bisnis Baru Berbasis Teknologi

Marketing – Di tengah hiruk pikuk kemacetan Jabodetabek yang tak berujung, tanpa disadari kita kerap merasa kekurangan waktu. Efisiensi menjadi kata kunci dalam menjaga agar keterbatasan waktu yang dimiliki tetap dapat dimaksimalkan khususnya guna mencapai ‘work and life balance’. 

 

Read More

TwoSpaces Perkenalkan Konsep Integrasi Mutlifingsi Ruang

Mobilitas, kemacetan, dan produktivitas tinggi merupakan tiga fenomena yang senantiasa dihadapi oleh setiap orang yang tinggal di daerah urban seperi Jabodetabek. Menjawab fenomena tersebut, TwoSpaces hadir sebagai perusahaan ‘space management’ yang menawarkan konsep integrasi multifungsi ruang, mulai dari co-working, co-retail, co-warehouse, hingga co-living.

Read More

Bangun Ekosistem, Nilai Tambah TwoSpaces di Bisnis Space Management

Kota-kota besar di negara ini masih memiliki masalah dengan kemacetan yang membuat terjadinya inefisiensi, dari waktu hingga energi. Hal ini mendorong warganya untuk terus menyelaraskan antara kehidupan dan pekerjaan dengan mencari tempat yang mengakomodasi berbagai kebutuhan sekaligus.

Fenomena tersebut pada akhirnya membuka sebuah peluang bisnis baru, yakni space management yang menawarkan tempat multifungsi,

mulai dari coworkingcoretailcowarehouse, hingga coliving. Fungsi ini terintegrasi melalui teknologi untuk memberikan pengalaman baru serta berbagai kemudahan bagi para Member-nya. Salah satu pemain di space management adalah TwoSpaces yang baru saja melakukan rebranding.

Read More

TwoSpaces Tawarkan Integrasi Multifungsi Ruang Berbasis Teknologi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan ‘space management’, 

TwoSpaces  menawarkan integrasi multifungsi ruang mulai dari coworking, coretail, cowarehouse, hingga coliving.

Kehadiran konsep integrasi multifungsi ruang ini berkaca atas kebutuhan dan pola hidup baru yang membutuhkan produktivitas tinggi.

Fungsi ini terintegrasi melalui teknologi untuk memberikan pengalaman baru serta berbagai kemudahan bagi para member-nya.



Read More

TwoSpaces Hadirkan Ecosystem Bisnis Baru Berbasis Teknologi

JAKARTA - Efisiensi menjadi kata kunci dalam menjaga agar keterbatasan waktu yang dimiliki di Jabodetabek tetap tetap dapat dimaksimalkan khususnya guna mencapai ‘work and life balance’. Untuk itu, kita kerap memilih suatu tempat yang dapat mengakomodasi beberapa kebutuhan dan aktivitas sekaligus. Konsep ini bisa disebut sebagai proyek multifungsi.

Read More

TwoSpaces Kini Tawarkan Space Management Terintegrasi

 

Liputan6.com, Jakarta - Coworking space tengah populer beberapa tahun belakangan ini terutama di kalangan anak muda yang mendirikan startup di fase awal. Sebagai salah satu coworking space operator, kini TwoSpaces melakukan rebranding dengan menawarkan layanan space management terintegrasi.

Alasan di balik rebranding ini antara lain kebutuhan dan pola hidup baru yang membutuhkan produktivitas tinggi. Oleh sebab itu, TwoSpaces menawarkan integrasi multifungsi ruang mulai dari coworking, coretail, cowarehouse, hingga coliving.

 "TwoSpaces lebih dari sekadar membangun ruang dan komunitas sebab kami juga membangun ekosistem komprehensif dan terintegrasi," ujar Ronni Sofrani, CEO dan co-founder TwoSpaces dalam keterangan resminya.

Saat ini TwoSpaces mengoperasikan 3 cabang coworking space yang terintegrasi dengan coretail serta 1 cowarehouse.

Untuk coworking space, TwoSpaces berlokasi di BSD Sector XIV, BSD CasaDeParco, dan Meruya. Untuk cowarehouse, TwoSpaces mengelola gudang di area Kapuk Kamal seluas seribu meter persegi.

"Selain coworking space, kami juga menyediakan ruang untuk kebutuhan ritel, kantor, hingga gudang. Kami pun memiliki program workshop berkesinambungan bernama Learning@TwoSpaces guna mengasah softskill bagi mereka yang hendak menggeluti passion menjadi sebuah bisnis. Ini yang kami sebut membangun ekosistem secara komprehensif," tutur Ronni menegaskan.

 

 

Read More

Inisiasi Remote Working, TwoSpaces Luncurkan Digital Branch

Marketing – Bagi pelaku bisnis profesional bahkan perseorangan, remote working (bekerja di luar kantor tradisional) bukan lagi sebuah impian dalam bekerja, melainkan telah menjadi sebuah kebutuhan nyata, khususnya bagi mereka di wilayah Jabodetabek yang kesehariannya bergulat dengan kemacetan.

Banyak orang yang menyamakan arti remote working sebagai bekerja di cafe, namun ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan saat bekerja di ruang publik, mulai dari resiko cyber crime di public hotspot, stabilitas internet, hingga kenyamanan tempat untuk bekerja. Hal ini menjadi alasan mengapa coworking kini dipandang menjadi tempat terbaik untuk bekerja secara remote, khususnya mereka yang ingin menyelesaikan pekerjaannya secara efektif, cepat dan efisien.

Berkaca dari hal ini, TwoSpaces yang bergerak di sektor properti khususnya space management, hadir untuk para pekerja dan perseorangan dengan mendekatkan diri ke residensial area, yang memungkinkan semua kalangan dapat mengurangi travel time menuju tempat bekerja yang mayoritas masih berada di pusat bisnis Ibu Kota.

Read More

TwoSpaces Rilis Fitur Digital Branch untuk Dukung Kerja Remote

Liputan6.com, Jakarta - Kerja remote (remote working) telah menjadi sebuah kebutuhan terutama bagi mereka yang berlokasi di wilayah yang sering dilanda macet, seperti Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Namun pada praktiknnya, sebagian besar orang masih mengganggap kerja remote sama dengan bekerja di cafe atau coffee shop atau tempat nongkrong lainnya. Itu tidak salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar.

Perlu ditekankan, ada risiko siber ketika seseorang bekerja di ruang pubik, utamanya jika dia bekerja dengan bergantung pada public hotspot. Selain itu, stabilitas koneksi internet dan kenyamanan bekerja di ruang publik juga perlu menjadi perhatian tersendiri. Oleh sebab itu, coworking space menjadi salah satu tempat favorit untuk kerja remote.

 

Read More

Inisiasi Bekerja Remote, TwoSpaces Hadirkan Layanan Digital Branch

Tren bekerja secara remote alias di luar kantor tradisional terus bergulir. Bagi sebagian orang, bekerja secara remote bahkan sudah menjadi kebutuhan. Terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta dan sekitarnya, yang kondisi jalannya selalu macet.

Memang, bekerja secara remote bisa dilakukan di cafe atau tempat umum lainnya. Namun, bekerja di ruang publik lebih memiliki risiko menjadi korban kejahatan siber lantaran sistem keamanan seringkali tidak kuat. Pilihan bekerja secara remote pun yang paling ideal pun ada di coworking space.

Salah satu penyedia coworking space, TwoSpaces. Didirikan pada Januari 2019 TwoSpaces menghadirkan terobosan dalam teknologi sebagai salah satu pilar dalam pengembangan bisnisnya. Coworking space ini yang menyasar para pekerja kantor dan pebisnis pun menawarkan lokasi yang dekat dengan area hunian.

Sehingga, memungkinkan semua kalangan dapat mengurangi waktu tempuh dan kemacetan. Hal ini menjadi pembeda dengan coworking space lain yang kebanyakan masih berada di pusat kota.  Di sisi lain, TwoSpaces juga memberik kemudahan bagi kantor untuk mengontrol pegawainya yang memilih bekerja di tempat ini.

Read More

Tren Bekerja Diluar Kantor, TwoSpaces Luncurkan Digital Branch

TRIBUNNEWS.COM - TwoSpacesstartup di sektor properti khususnya space management, meluncurkan produk Digital Branch yang memberikan fleksibilitas waktu bekerja bagi para anggotanya.

Chief Executive TwoSpaces Ronni Sofrani memaparkan, remote working (bekerja di luar kantor) bukan lagi sebuah impian dalam bekerja, melainkan telah menjadi sebuah kebutuhan nyata, khususnya bagi mereka di wilayah Jabodetabek.

 

Read More

Inisiasi Remote Working, TwoSpaces Luncurkan Digital Branch

JAKARTA - Bagi pelaku bisnis profesional bahkan perseorangan, remote working (bekerja di luar kantor tradisional) bukan lagi sebuah impian dalam bekerja, melainkan telah menjadi sebuah kebutuhan nyata. Khususnya bagi mereka di wilayah Jabodetabek yang kesehariannya bergulat dengan kemacetan.

Banyak orang yang menyamakan arti remote working sebagai bekerja di cafe, namun ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan saat bekerja di ruang publik, mulai dari resiko cyber crime di public hotspot, stabilitas internet, hingga kenyamanan tempat untuk bekerja. Hal ini menjadi alasan mengapa coworking kini dipandang menjadi tempat terbaik untuk bekerja secara remote, khususnya mereka yang ingin menyelesaikan pekerjaannya secara efektif, cepat dan efisien.

Berkaca dari hal ini, TwoSpaces yang bergerak di sektor property khususnya space management, hadir untuk para pekerja dan perseorangan dengan mendekatkan diri ke residensial area, yang memungkinkan semua kalangan dapat mengurangi travel time menuju tempat bekerja yang mayoritas masih berada di pusat bisnis Ibu Kota. Ada alasan mengapa hingga kini remote working hanya sebatas wacana di banyak perusahaan tanpa ada implementasi yang riil.

Read More

Remote Working Makin Jadi Kebutuhan Warga Perkotaan

BAGI pelaku bisnis profesional bahkan perseorangan, remote working (bekerja di luar kantor tradisional) bukan lagi sebuah impian dalam bekerja, melainkan telah menjadi sebuah kebutuhan nyata. Namun, perlu sejumlah hal untuk kelancaran bekerja, misalnya potensi kejahatan siber.

Chief Executive TwoSpaces Roni Sofrani mengatakan, bagi perusahaan, juga ada sejumlah hambatan yang harus dihadapi saat membiarkan karyawannya bekerja di luar kantor.

“Menerapkan remote working pada perusahaan artinya mengubah budaya dan cara kerja di perusahaan tersebut. Salah satu hambatan terbesar pemberi kerja dalam menerapkan remote working adalah kurangnya rasa kontrol terhadap para pekerjanya," kata Romi dalam keterangan tertulisnya.

Melihat fakta itu, TwoSpaces yang fokus dalam solusi manajemen ruang menyiapkan sejumlah solusi membantu perusahaan dan perseorangan menerapkan remote working. Salah satunya lewat solusi teknologi digital attendance.

Read More

Inisiasi Remote Working, TwoSpaces Luncurkan Digital Branch

Jakarta, Beritasatu.com - TwoSpaces, perusahaan yang bergerak di sektor properti khususnya space management, mendorong implementasi remote working.

Pemprov Jateng Siapkan Coworking Space

"Menerapkan remote working pada perusahaan artinya mengubah budaya dan cara kerja di perusahaan tersebut. Salah satu hambatan terbesar pemberi kerja dalam menerapkan remote working adalah kurangnya rasa kontrol terhadap para pekerja," ujar chief executive TwoSpaces, Ronni Sofrani, melalui keterangan resminya, Kamis (20/2/2020)

 

Ronni mengatakan, sebagai startup kekinian di bidang teknologi, TwoSpaces tetap menghadirkan terobosan dalam teknologi sebagai salah satu pilar dalam pengembangan bisnis.

"Dalam mendukung remote working, TwoSpaces memiliki teknologi digital attendance di mana fitur ini layaknya absensi finger print yang dapat dilakukan secara digital di semua cabang TwoSpaces. Manajemen atau pimpinan perusahaan akan mendapatkan rekapitulasi secara real time mengenai jam masuk dan keluar. Sehingga, perusahaan memilki pengawasan terhadap karyawan," imbuh Ronni.

Read More

Inisiasi Remote Working, TwoSpaces Luncurkan Digital Branch

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Bagi pelaku bisnis profesional bahkan perseorangan, remote working (bekerja di luar kantor tradisional) bukan lagi sebuah impian dalam bekerja, melainkan telah menjadi sebuah kebutuhan nyata. Ini khususnya, bagi mereka di wilayah Jabodetabek yang kesehariannya bergulat dengan kemacetan. 

Banyak orang yang menyamakan arti remote working sebagai bekerja di cafe. Namun ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan saat bekerja di ruang publik, mulai dari risiko cyber crime di public hotspot, stabilitas internet, hingga kenyamanan tempat untuk bekerja. Hal ini menjadi alasan mengapa coworking kini dipandang menjadi tempat terbaik untuk bekerja secara remote, khususnya mereka yang ingin menyelesaikan pekerjaannya secara efektif, cepat dan efisien.

Read More

TwoSpaces Rilis Produk Digital Branch

SIAR.Com, Jakarta — TwoSpaces yang bergerak di sektor property, khususnya space management, meluncurkan produk Digital Branch yang memberikan fleksibilitas waktu bekerja bagi para anggotanya. Dalam penggunaannya, segala informasi yang dibutuhkan mulai dari wifi hingga password pintu elektrik akan dikirimkan secara otomatis melalui mobile application.

Untuk proses booking dapat dilakukan dengan sangat mudah apalagi TwoSpaces baru saja menyelesaikan proses integrasi dengan salah satu digital wallet ternama Tanah Air yang membuat proses pembayaran menjadi semakin nyaman. Digital Branch yang telah beroperasi saat ini berada di daerah Cikajang, Jakarta Selatan dan GreenLake, Tangerang.

Read More

TwoSpaces Rilis Fitur Digital Branch untuk Dukung Kerja Remote

Liputan6.com, Jakarta - Kerja*remote (remote working) *telah menjadi sebuah kebutuhan terutama bagi mereka yang berlokasi di wilayah yang sering dilanda macet, seperti Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Namun pada praktiknnya, sebagian besar orang masih mengganggap kerja remote sama dengan bekerja di cafe atau coffee shop atau tempat nongkrong lainnya. Itu tidak salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar.

Perlu ditekankan, ada risiko siber ketika seseorang bekerja di ruang pubik, utamanya jika dia bekerja dengan bergantung pada public hotspot. Selain itu, stabilitas koneksi internet dan kenyamanan bekerja di ruang publik juga perlu menjadi perhatian tersendiri. Oleh sebab itu, coworking space menjadi salah satu tempat favorit untuk kerja remote.

 

Read More

TwoSpaces Luncurkan Digital Branch untuk Pebisnis

Mobilitas yang makin tinggi di kalangan pebisnis, membuat kebutuhan akan ruang untuk bekerja di luar kantor  (remote working) semakin tinggi. Apalagi di kota-kota besar, layaknya di Jabodetabek yang tingkat kemacetan di jalan begitu tinggi, ketersediaan remote working semakin tinggi. 

Banyak yang menyamakan remote working sebagai berkantor di café. Namun ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan saat bekerja di ruang publik, mulai dari resiko cyber crime di public hotspot, stabilitas internet, hingga kenyamanan tempat untuk bekerja. Hal ini menjadi alasan mengapa coworking kini dipandang menjadi tempat terbaik untuk bekerja secara remote, khususnya mereka yang ingin menyelesaikan pekerjaannya secara efektif, cepat dan efisien.

Read More

Digital Branch untuk Fleksibilitas Bekerja

emote working (bekerja di luar kantor tradisional) bukan lagi sebuah impian bagi pekerja profesional saat ini, khususnya di wilayah Jabodetabek yang macet.

 

 

Untuk itu, TwoSpaces menghadirkan Digital Branch. TwoSpaces dikelola oleh Ronni Sofrani, Chief Executive & Co-founder, yang memiliki latar belakang pendidikan real estate di University of Reading, United Kingdom dan memiliki rekam jejak bidang properti Indonesia bersama developer Singapura dan Hong Kong selama 8 tahun.

 

 

TwoSpaces bergerak di sektor properti khususnya space management, hadir untuk para pekerja dan perseorangan dengan mendekatkan diri ke residensial area, yang memungkinkan semua kalangan dapat mengurangi travel time menuju tempat bekerja yang mayoritas masih berada di pusat bisnis Ibu Kota.

Read More

Kantor Digital di Kawasan Jabodetabek Makin Dibutuhkan

Bertolak dari tingginya kebutuhan akan coworking, TwoSpaces yang bergerak di sektor property khususnya space management, hadir untuk para pekerja dan perseorangan dengan mendekatkan diri ke residensial area. Hal ini memungkinkan semua kalangan dapat mengurangi travel time menuju tempat bekerja yang mayoritas masih berada di pusat bisnis Ibu Kota.

Read More

TwoSpace Luncurkan Digital Branch di Indonesia

Bisnis.com,  JAKARTA - TwoSpaces meluncurkan produk digital branch untuk para remote working agar memiliki fleksibilitas waktu dalam bekerja.

Remote working merupakan pekerja yang diberikan fleksibilitas waktu oleh kantornya untuk bekerja di tempat dan waktu kerja yang disesuaikan pekerja dengan bantuan teknologi telekomunikasi.

Chief Executive TwoSpaces Ronni Sofrani menyebut produk digital branch dapat membantu pengguna mendapatkan informasi untuk kebutuhan dalam bekerja, seperti wifi, password, hingga buka pintu elektrik yang semuanya bakal dikirimkan secara otomatis melalui aplikasi ke penggunanya.

Read More

TwoSpaces menawarkan konsep ruang kerja di tengah pandemi covid-19

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengelola co working space, TwoSpaces meluncurkan platform komunikasi Onyva yang berkonsep mengintegrasikan kebutuhan ruang-ruang kerja, sekaligus tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan kaum urban perkotaan.

Chief Executive TwoSpaces Group, Ronni Sofrani mengatakan kehadiran Onyva merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat di tengah kebiasaan baru menjawab tantangan pandemi corona. Dimana masyarakat membutuhkan ruang kantor yang mengedepankan fleksibilitas dan kepatuhan protokol kesehatan.

Read More

TwoSpaces Luncurkan Onyva dan Proyek Integrated Living

Jakarta, Beritasatu.com - Situasi saat ini dipenuhi oleh ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyak alasan yang mendukung pemahaman bahwa cara kita hidup dan bekerja pada masa depan tidak akan pernah sama dengan era sebelum munculnya pandemi. Kendati demikian, tak ada yang bisa memprediksi secara pasti akan seperti apa gaya hidup yang paling efektif pada era Kebiasaan Baru.

Berangkat dari persoalan akan ketidakpastian di era Kebiasaan Baru, TwoSpaces meluncurkan Onyva sebagai referensi yang menghadirkan beragam inovasi dan gaya hidup melalui integrated work, live, and play. Termasuk jawaban atas kebutuhan ruang kantor dan indekos yang mengedepankan fleksibilitas dan kepatuhan protokol kesehatan.

 

Read More

TwoSpaces Luncurkan Onyva dan Proyek Integrated Living

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Situasi saat ini dipenuhi oleh ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyak alasan yang mendukung pemahaman bahwa cara kita hidup dan bekerja pada masa depan tidak akan pernah sama dengan era sebelum munculnya pandemi. Kendati demikian, tak ada yang bisa memprediksi secara pasti akan seperti apa gaya hidup yang paling efektif pada era Kebiasaan Baru.

Ketidakpastian juga kental terasa dalam sektor ekonomi dengan gunjang-ganjing krisis dan daya beli yang menurun. Penjualan yang menurun sebagai akibat adanya pembatasan kegiatan dan perubahan gaya hidup membuat banyak perusahaan bingung menentukan strategi ke depan agar dapat terus bertahan melewati salah satu tantangan paling berat pada abad ini.

 

 

Read More

TwoSpaces Luncurkan Onyva dan Proyek Integrated Living

Marketing.co.id – Berita Properti | Situasi saat ini dipenuhi ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyak alasan yang mendukung pemahaman bahwa cara kita hidup dan bekerja pada masa depan tidak akan pernah sama dengan era sebelum munculnya pandemi. Kendati demikian, tak ada yang bisa memprediksi secara pasti akan seperti apa gaya hidup yang paling efektif pada era Kebiasaan Baru.

Read More

Integrated Living Jadi Pilihan Gaya Hidup di Era New Normal

JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat situasi menjadi penuh ketidakpastian. Banyak alasan yang mendukung pemahaman bahwa cara kita hidup dan bekerja pada masa depan tidak akan pernah sama dengan era sebelum munculnya pandemi. Kendati demikian, tak ada yang bisa memprediksi secara pasti akan seperti apa gaya hidup yang paling efektif pada masa new normal.

Read More

TwoSpaces Hadirkan Onvya, Platform Komunikasi Integrated Living

TwoSpaces, salah satu penyedia coworking space, meluncurkan sebuah platform bernama Onyva. Plaftorm ini menjadi referensi terkait gaya hidup di era kebiasaan baru melalui integrated work, live, and play. Termasuk, jawaban atas kebutuhan ruang kantor dan kos yang mengedepankan fleksibilitas dan kepatuhan protokol kesehatan.

“Onyva adalah pendekatan kami untuk menyampaikan apa yang bisa kami tawarkan pada masyarakat dalam menghadapi era kebiasaaan baru. Onyva menjadi sebuah plaftform komunikasi untuk para member TwoSpaces yang juga memberikan business support dalam bentuk legalbusiness community, dan rewards program,” kata Ronni Sofrani, kata Chief Executive TwoSpaces Group.

Read More

Onyva, Ruang Kantor Sekaligus Kos yang Bisa Disewa Puluhan Ribu Rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Onyva, platform komunikasi TwoSpaces, hadir di Jakarta. Konsep ini mengintegrasikan kebutuhan ruang-ruang kerja, sekaligus tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan kaum urban perkotaan. Chief Executive TwoSpaces Group Ronni Sofrani mengatakan, Onyva adalah pendekatan baru dalam mengakomodasi gaya hidup terkini yang terinspirasi perubahan norma akibat Pandemi Covid-19. Gaya hidup baru ini sebenarnya juga menjadi tren di seluruh dunia. Ada beberapa negara yang dengan serius mengkaji konsep “15 minutes city” sebagai dinamika perkotaan modern pasca pandemi.

Read More

TwoSpaces Luncurkan Onyva dan Proyek Integrated Living

Jakarta, Beritasatu.com - Situasi saat ini dipenuhi oleh ketidakpastian sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyak alasan yang mendukung pemahaman bahwa cara kita hidup dan bekerja pada masa depan tidak akan pernah sama dengan era sebelum munculnya pandemi. Kendati demikian, tak ada yang bisa memprediksi secara pasti akan seperti apa gaya hidup yang paling efektif pada era Kebiasaan Baru.

Berangkat dari persoalan akan ketidakpastian di era Kebiasaan Baru, TwoSpaces meluncurkan Onyva sebagai referensi yang menghadirkan beragam inovasi dan gaya hidup melalui integrated work, live, and play. Termasuk jawaban atas kebutuhan ruang kantor dan indekos yang mengedepankan fleksibilitas dan kepatuhan protokol kesehatan.

Read More

TwoSpaces dan Pace Tawarkan Work from Close Home

JAKARTA, KOMPAS.com - Pace bersama TwoSpaces akan menyediakan ruang kerja fleksibel bagi karyawan untuk work from close home (kerja dekat dari rumah). Penyediaan ruang kerja fleksibel ini merupakan peluang dari adanya fenomena work from home (WFH) atau kerja dari rumah. Sehingga, ruang kerja fleksibel ini dapat memberikan akses ruang kantor di banyak lokasi bagi para penyewa.

Setelah itu, mereka dapat menyewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut. Sejatinya, ruang kerja fleksibel juga dapat mengakomodasi banyak kebutuhan mulai dari ruang privasi hingga ruang kolaborasi. Managing Director Pace Rosalin Mayapada mengungkapkan, lewat kolaborasi ini, Pace dan TwoSpaces dapat menghadirkan menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru, baik hybrid working maupun hub and spokes. Baca juga: TwoSpaces Tawarkan Onyva Ruang Kerja Bersama "Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan klien dan fleksibel dalam mengakomodasi kebutuhan itu," kata Rosalin dikutip dari siaran pers, Sabtu (08/05/2021).

Sementara CEO TwoSpaces Ronni Sofrani menambahkan, dengan dimungkinkannya karyawan WFH, tentu saja bisa membuat mereka bisa bekerja dekat rumah. "Kendati mereka bekerja remote (jarak jauh), perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki," jelas dia. Lewat kerja sama ini juga, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime Central Business District (CBD) Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga, perusahaan dapat menjaga kredibilitas dengan berkantor pusat di CBD Jakarta, namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit. Ini juga dipercaya menjadi menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal. Lalu, mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau. 

Read More

Pace Berkolaborasi dengan TwoSpaces Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel

Liputan6.com, Jakarta Lebih dari setahun sejak kasus Covid-19 pertama kali tercatat diIndonesia, pandemi Covid-19 belum juga usai. Pembatasan aktivitas sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 memiliki konsekuensi pada penurunan aktivitas ekonomi yang berdampak pada tekanan di sektor ekonomi.

Tekanan pada kondisi ekonomi ini, membuat mayoritas perusahaan dan pengusaha mencoba bertahan dengan mengurangi pengeluaran mereka salah satunya dengan mengurangi ruang kantor yang mereka sewa. Sewa ruang kantor adalah komponen fixed cost dalam overhead yang signifikan dan relatif lebih mudah untuk dipangkas ketimbang komponen lain seperti gaji karyawan.

Maka dari itu, tidak mengherankan bila penyewaan ruang kantor mengalami tekanan yang besar dalam 1 tahun terakhir ini. Kendati kebutuhan yang memaksa ruang kantor harus dikecilkan dan adanya metode work from home yang menjadi bagian dari regulasi dalam upaya menekan kasus Covid-19, kebutuhan akan ruang kantor fisik tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan.

Ada beberapa alasan mengapa ruang kantor tetap dibutuhkan, mulai dari jenis usaha yang menuntut adanya kegiatan fisik, kebutuhan perusahaan untuk membangun budaya perusahaan, membuat proses diskusi menjadi lebih efisien, diperlukannya ikatan emosional atau bonding dalam tim yang tidak dapat terbangun secara virtual, hingga menjadi opsi metode kerja bagi banyak karyawan yang sudah jenuh bekerja di rumah lebih dari 1 tahun.

Solusi atas kondisi ini adalah dibutuhkannya ruang kerja fleksibel yang dapat digunakan secara on-demand atau sesuai kebutuhan sehingga tidak menjadi beban perusahaan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan akan ruang kerja fisik saat diperlukan. Ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut.

Ruang kerja fleksibel ini juga dapat mengakomodir banyak kebutuhan mulai dari ruang private hingga ruang kolaborasi. Kebutuhan akan ruang kerja fleksibel ini yang ingin ditangkap lewat kolaborasi dari Serviced Office bernama Pace dan fleksibel workspace bernama TwoSpaces.

Pace merupakan serviced office berstandar internasional dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang serviced office. Dengan pengalaman memberikan jasa pada perusahaan multinasional, Pace fokus pada gedung kantor di area prime dan saat ini bertempat di Gedung Sentral Senayan II. Sementara TwoSpaces adalah hospitality management company yang mengelola dan menyediakan teknologi manajemen fleksibel space. TwoSpaces telah memiliki 10 cabang dan dalam pengembangannya memiliki fokus pada ruang kantor yang dekat dengan area residensial dan pada beberapa cabangnya terintegrasi dengan ruang tinggal di dalam 1 bangunan.

“Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta. Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace. Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes. Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut,” papar Rosalin Mayapada selaku Managing Director Pace dalam keterangan resminya.

Lewat kerjasama ini, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit.

Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

“Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home. Kendati mereka bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki. Teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” tungkas Ronni Sofrani selaku CEO TwoSpaces.

Adapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces, serta paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace. Jumlah pax sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun proses booking dengan poin dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi TwoSpaces yang tersedia di PlayStore and AppStore.

Read More

Berkolaborasi, Pace-TwoSpaces Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada kuartal pertama tahun 2021 ini, Indeks Keyakinan Konsumen(IKK) sebagai indikator keyakinan konsumen akan kondisi ekonomi masih lebih rendah dibandingkan IKK di Desember 2020. Ini artinya, masih berada pada zona pesimis

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2021 pun masih berada pada level negatif. Tekanan pada kondisi ekonomi ini, membuat mayoritas perusahaan dan pengusaha mencoba bertahan dengan mengurangi pengeluaran mereka salah satunya dengan mengurangi ruang kantor yang mereka sewa. 

"Sewa ruang kantor adalah komponen fixed cost dalam overhead yang signifikan dan relatif lebih mudah untuk dipangkas ketimbang komponen lain seperti gaji karyawan. Maka dari itu, tidak mengherankan bila penyewaan ruang kantor mengalami tekanan yang besar dalam 1 tahun terakhir ini," kata Rosalin Mayapada selaku Managing Director Pace, Jumat (7/5).

Menurut dia, kebutuhan akan ruang kantor fisik tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan meski di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, ada beberapa alasan mengapa ruang kantor tetap dibutuhkan. Mulai dari jenis usaha yang menuntut adanya kegiatan fisik, kebutuhan perusahaan untuk membangun budaya perusahaan, membuat proses diskusi menjadi lebih efisien, diperlukannya ikatan emosional dalam tim yang tidak dapat terbangun secara virtual.  Selain itu, ini bisa menjadi opsi metode kerja bagi banyak karyawan yang sudah jenuh bekerja di rumah lebih dari satu tahun. 

"Solusi atas kondisi ini adalah dibutuhkannya ruang kerja fleksibel yang dapat digunakan secara on-demand atau sesuai kebutuhan sehingga tidak menjadi beban perusahaan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan akan ruang kerja fisik saat diperlukan," kata dia.

Ia menjelaskan, ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi. Kemudia, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut. Ruang kerja fleksibel ini juga dapat mengakomodir banyak kebutuhan mulai dari ruang private hingga ruang kolaborasi.

"Kebutuhan akan ruang kerja fleksibel ini yang ingin ditangkap lewat kolaborasi dari Serviced Office bernama Pace dan fleksibel workspace, TwoSpaces. Pace merupakan serviced office berstandar internasional dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang serviced office," kata dia.

Rosalin mengatakan, dengan pengalaman memberikan jasa pada perusahaan multinasional, Pace fokus pada gedung kantor di area prime dan saat ini bertempat di Gedung Sentral Senayan II. Sementara TwoSpaces adalah hospitality management company yang mengelola dan menyediakan teknologi manajemen fleksibel space. TwoSpaces telah memiliki 10 cabang dan dalam pengembangannya memiliki fokus pada ruang kantor yang dekat dengan area residensial dan pada beberapa cabangnya terintegrasi dengan ruang tinggal di dalam 1 bangunan. 

"Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta. Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace," kata dia.

Rosalin mengatakan, Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes.

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut,” ujar Rosalin. 

Lewat kerjasama ini, kata dia, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta, namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit. 

Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

“Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home. Kendati mereka bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki," kata dia.

CEO TwoSpaces Ronni Sofrani mengatakan, teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. "Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” kata dia. 

Ronni menjelaskan, dapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces. Kemudian paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace. 

"Jumlah pax sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun proses booking dengan poin dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi TwoSpaces yang tersedia di PlayStore and AppStore," kata dia.

 

Read More

Pilihan ruang kerja fleksibel kolaborasi Two Spaces dan Pace

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pandemi Covid-19 yang mulai membuka beberapa pembatasan membuat perekonomian Indonesia mulai berjalan perlahan. Salah satu indikator bahwa perekonomian mulai bergerak adalah mulai naiknya permintaan ruang kantor fisik.

Meski di masa pandemi saat ini kebijakan Work Form Home masih banyak diterapkan, ruang kantor fisik memang tak bisa tergantikan. Nah di saat pandemi seperti saat ini keinginan dari pebisnis adanya ruang kantor yang fleksibel.

Ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut.

Dus, kebutuhan akan ruang kerja fleksibel ini coba diambil oleh Pace sebuah perusahaan  Serviced Office dan perusahaan workspace bernama TwoSpaces. Keduanya berkolaborasi untuk bisa menyediakan kebutuhan para pebisnis.

Pace fokus pada gedung kantor di area prime dan saat ini bertempat di Gedung Sentral Senayan II. Sementara TwoSpaces adalah hospitality management company yang mengelola dan menyediakan teknologi manajemen fleksibel space. TwoSpaces telah memiliki 10 cabang dan dalam pengembangannya memiliki fokus pada ruang kantor yang dekat dengan area residensial dan pada beberapa cabangnya terintegrasi dengan ruang tinggal di dalam 1 bangunan.

“Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta. Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace. Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes. Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut,” ujar Rosalin Mayapada Managing Director Pace dalam keterangan resminya.

Adapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces, serta paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace.

Bagi  perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial.

Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit. Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

“Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home. Kendati mereka bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki. Teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” ujar Ronni Sofrani selaku CEO TwoSpaces.

Read More

Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel, Pace dan Twospaces Berkolaborasi

Marketing.co.id – Berita Marketing | Lebih dari setahun sejak kasus Covid-19 pertama kali tercatat di Indonesia, pandemi Covid-19 belum juga usai. Pembatasan aktivitas sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 memiliki konsekuensi pada penurunan aktivitas ekonomi yang berdampak pada tekanan di sektor ekonomi. Pada kuartal 1 tahun 2021 ini, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebagai indikator keyakinan konsumen akan kondisi ekonomi masih lebih rendah dibandingkan dengan IKK di Desember 2020 dan masih berada pada zona pesimis. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1 tahun 2021 pun masih berada pada level negatif.

Tekanan pada kondisi ekonomi ini, membuat mayoritas perusahaan dan pengusaha mencoba bertahan dengan mengurangi pengeluaran mereka salah satunya dengan mengurangi ruang kantor yang mereka sewa. Sewa ruang kantor adalah komponen fixed cost dalam overhead yang signifikan dan relatif lebih mudah untuk dipangkas ketimbang komponen lain seperti gaji karyawan. Maka dari itu, tidak mengherankan bila penyewaan ruang kantor mengalami tekanan yang besar dalam 1 tahun terakhir ini. 
Kendati kebutuhan yang memaksa ruang kantor harus dikecilkan dan adanya metode work from home yang menjadi bagian dari regulasi dalam upaya menekan kasus Covid-19, kebutuhan akan ruang kantor fisik tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan. Ada beberapa alasan mengapa ruang kantor tetap dibutuhkan, mulai dari jenis usaha yang menuntut adanya kegiatan fisik, kebutuhan perusahaan untuk membangun budaya perusahaan, membuat proses diskusi menjadi lebih efisien, diperlukannya ikatan emosional atau bonding dalam tim yang tidak dapat terbangun secara virtual, hingga menjadi opsi metode kerja bagi banyak karyawan yang sudah jenuh bekerja di rumah lebih dari 1 tahun.

Solusi atas kondisi ini adalah dibutuhkannya ruang kerja fleksibel yang dapat digunakan secara on-demand atau sesuai kebutuhan sehingga tidak menjadi beban perusahaan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan akan ruang kerja fisik saat diperlukan. Ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut. Ruang kerja fleksibel ini juga dapat mengakomodir banyak kebutuhan mulai dari ruang private hingga ruang kolaborasi.

Kebutuhan akan ruang kerja fleksibel ini yang ingin ditangkap lewat kolaborasi dari Serviced Office bernama Pace dan fleksibel workspace bernama TwoSpaces. “Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta. Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace. Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes. Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut,” papar Rosalin Mayapada, Managing Director Pace dalam keterangan resminya.

Lewat kerja sama ini, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit. Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

“Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home. Kendati mereka bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki. Teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” tungkas Ronni Sofrani, CEO TwoSpaces.

Adapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces, serta paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace. Jumlah pax sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun proses booking dengan poin dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi TwoSpaces yang tersedia di PlayStore andAppStore.

Read More

Berkolaborasi, Pace-TwoSpaces Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada kuartal pertama tahun 2021 ini, Indeks Keyakinan Konsumen(IKK) sebagai indikator keyakinan konsumen akan kondisi ekonomi masih lebih rendah dibandingkan IKK di Desember 2020. Ini artinya, masih berada pada zona pesimis.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2021 pun masih berada pada level negatif. Tekanan pada kondisi ekonomi ini, membuat mayoritas perusahaan dan pengusaha mencoba bertahan dengan mengurangi pengeluaran mereka salah satunya dengan mengurangi ruang kantor yang mereka sewa. 

"Sewa ruang kantor adalah komponen fixed cost dalam overhead yang signifikan dan relatif lebih mudah untuk dipangkas ketimbang komponen lain seperti gaji karyawan. Maka dari itu, tidak mengherankan bila penyewaan ruang kantor mengalami tekanan yang besar dalam 1 tahun terakhir ini," kata Rosalin Mayapada selaku Managing Director Pace, Jumat (7/5).

Menurut dia, kebutuhan akan ruang kantor fisik tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan meski di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, ada beberapa alasan mengapa ruang kantor tetap dibutuhkan. Mulai dari jenis usaha yang menuntut adanya kegiatan fisik, kebutuhan perusahaan untuk membangun budaya perusahaan, membuat proses diskusi menjadi lebih efisien, diperlukannya ikatan emosional dalam tim yang tidak dapat terbangun secara virtual.  Selain itu, ini bisa menjadi opsi metode kerja bagi banyak karyawan yang sudah jenuh bekerja di rumah lebih dari satu tahun. 

"Solusi atas kondisi ini adalah dibutuhkannya ruang kerja fleksibel yang dapat digunakan secara on-demand atau sesuai kebutuhan sehingga tidak menjadi beban perusahaan dan tetap dapat memenuhi kebutuhan akan ruang kerja fisik saat diperlukan," kata dia.

Ia menjelaskan, ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi. Kemudia, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut. Ruang kerja fleksibel ini juga dapat mengakomodir banyak kebutuhan mulai dari ruang private hingga ruang kolaborasi.

"Kebutuhan akan ruang kerja fleksibel ini yang ingin ditangkap lewat kolaborasi dari Serviced Office bernama Pace dan fleksibel workspace, TwoSpaces. Pace merupakan serviced office berstandar internasional dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang serviced office," kata dia.

Rosalin mengatakan, dengan pengalaman memberikan jasa pada perusahaan multinasional, Pace fokus pada gedung kantor di area prime dan saat ini bertempat di Gedung Sentral Senayan II. Sementara TwoSpaces adalah hospitality management company yang mengelola dan menyediakan teknologi manajemen fleksibel space. TwoSpaces telah memiliki 10 cabang dan dalam pengembangannya memiliki fokus pada ruang kantor yang dekat dengan area residensial dan pada beberapa cabangnya terintegrasi dengan ruang tinggal di dalam 1 bangunan. 

"Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta. Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace," kata dia.

Rosalin mengatakan, Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes.

"Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut,” ujar Rosalin. 

Lewat kerjasama ini, kata dia, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta, namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit. 

Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

“Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home. Kendati mereka bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki," kata dia.

CEO TwoSpaces Ronni Sofrani mengatakan, teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. "Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” kata dia. 

Ronni menjelaskan, dapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces. Kemudian paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace. 

"Jumlah pax sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun proses booking dengan poin dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi TwoSpaces yang tersedia di PlayStore and AppStore," kata dia.

 

Read More

Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel Saat Perusahaan Irit-irit Pengeluaran

JAKARTA - Tekanan pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, memaksa mayoritas perusahaan dan pengusaha mencoba bertahan dengan mengurangi pengeluaran mereka. Salah satunya dengan mengurangi ruang kantor yang mereka sewa.

Sewa ruang kantor adalah komponen fixed cost dalam overhead yang signifikan dan relatif lebih mudah untuk dipangkas ketimbang komponen lain seperti gaji karyawan. Maka dari itu, tidak mengherankan bila penyewaan ruang kantor mengalami tekanan besar dalam 1 tahun terakhir ini.

Kendati kebutuhan yang memaksa ruang kantor harus dikecilkan dan adanya metode work from home yang menjadi bagian dari regulasi dalam upaya menekan kasus Covid-19, kebutuhan akan ruang kantor fisik tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan.

Ada beberapa alasan mengapa ruang kantor tetap dibutuhkan, mulai dari jenis usaha yang menuntut adanya kegiatan fisik serta kebutuhan perusahaan untuk membangun budaya perusahaan, membuat proses diskusi menjadi lebih efisien.

Ditambah diperlukannya ikatan emosional atau bonding dalam tim yang tidak dapat terbangun secara virtual, hingga menjadi opsi metode kerja bagi banyak karyawan yang sudah jenuh bekerja di rumah lebih dari 1 tahun.

Pace merupakan serviced office berstandar internasional dan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang serviced office. Dengan pengalaman memberikan jasa pada perusahaan multinasional, Pace fokus pada gedung kantor di area prime dan saat ini bertempat di Gedung Sentral Senayan II.

Sementara TwoSpaces adalah hospitality management company yang mengelola dan menyediakan teknologi manajemen fleksibel space. TwoSpaces telah memiliki 10 cabang dan dalam pengembangannya memiliki fokus pada ruang kantor yang dekat dengan area residensial dan pada beberapa cabangnya terintegrasi dengan ruang tinggal di dalam 1 bangunan.

“Lewat kolaborasi ini, kami menggabungkan dua core expertise yang saling melengkapi dari Pace dan TwoSpaces. Pace memiliki track record dan reputasi yang kredibel sebagai Serviced Office yang berpengalaman dan terletak di area CBD Jakarta," ujar Managing Director Pace, Rosalin Mayapada.

"Sementara TwoSpaces fokus pada satellite office dan penyedia layanan teknologi manajemen flexible workspace. Kombinasi ini menghadirkan produk yang dapat membantu perusahaan dan pengusaha dalam menjalankan metode kerja baru baik hybrid working maupun konsep hub and spokes," sambungnya.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi dari pendekatan can do attitude yang dijunjung Pace untuk senantiasa memahami apa yang dibutuhkan client dan fleksibel dalam mengakomodir kebutuhan tersebut.

Lewat kerjasama ini, perusahaan dimungkinkan untuk memiliki kantor pusat di area prime CBD Senayan dan terintegrasi dengan ruang kerja fleksibel yang lebih dekat dengan area residensial. Sehingga perusahaan dapat menjaga kredibilitas berkantor pusat di CBD Jakarta, namun setiap karyawannya memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit.

Hal ini dapat menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengecilkan ruang kantor pusat mereka di CBD Jakarta yang mahal dan mengalihkan kegiatan operasional cabang di kantor satelit di pinggiran kota Jakarta yang relatif lebih terjangkau.

Dengan dimungkinkannya para karyawan untuk bekerja remote dekat rumah, maka komuter yang berpotensi ikut serta pada penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan karyawan pun masih dapat merasakan benefit dari work close from home.

Kendati bekerja remote, perusahaan tetap dapat mengontrol karyawannya dan tidak perlu direpotkan dengan banyak invoice sebab semuanya terintegrasi lewat teknologi yang kami miliki.

"Teknologi ini juga menghadirkan contactless working experience yang kami harap dapat berkontribusi menekan penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Dan dalam menjalankan konsep ini semua, kami memiliki partner berkelas yakni Pace,” tungkas CEO TwoSpaces, Ronni Sofrani.

Adapun produk yang ditawarkan adalah kombinasi paket private office di Pace dan TwoSpaces, paket private office di Pace dan poin yang dapat dipakai untuk penggunaan berbagai jenis ruang kantor yang dikelola TwoSpaces, serta paket Virtual Office di Pace beserta poin yang juga dapat digunakan di semua cabang TwoSpaces dan Pace.

Jumlah pax sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun proses booking dengan poin dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi TwoSpaces yang tersedia di PlayStore and AppStore.

Read More

Ruang Kerja Fleksibel di CBD Senayan Jakarta Tawarkan 'Contactless Working Experience' Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ruang Kerja Fleksibel di CBD Senayan Jakarta T

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TwoSpaces bekerjasama dengan Pace menghadirkan kebutuhan akan ruang kerja fleksible di area prime CBD Senayan Jakarta.

CEO TwoSpaces Ronni Sofrani mengatakan lewat kerjasama ini perusahaan dapat menjaga kredibilitas sedangkan setiap karyawan memiliki fleksibilitas untuk bekerja lebih dekat dengan rumah di kantor satelit.

Read More

Pace Berkolaborasi dengan TwoSpaces Hadirkan Ruang Kerja Fleksibel

Jakarta, Beritasatu.com - Kolaborasi dijalin serviced office bernama Pace dan fleksibel workspace bernama TwoSpaces dengan menghadirkan ruang kerja fleksibel.

Untuk diketahui ruang kerja fleksibel ini memiliki arti bahwa penyewa dapat mengakses ruang kantor di banyak lokasi, dapat disewa dengan banyak opsi mulai dari per jam hingga per bulan bahkan tahunan, dan hanya membayar saat memakai ruang tersebut.

Read More